Maros_SUPER. Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya pencegahan stunting dan gizi buruk, Bupati Maros dan Wakil Bupati Maros menyerahkan bantuan nutrisi tambahan berupa Pangan Olahan Keperluan Medis Khusus (PKMK) dan Oral Nutrition Suplemen (ONS), telur dan makanan bergizi lainnya kepada keluarga yang memiliki anak penderita stunting.
Kegiatan tersebut juga sebagai implementasi komitmen pemerintah untuk mendukung program pengentasan stunting di Kabupaten.
Kegiatan yang bertemakan “Serbu Stunting” ini terselenggara atas kerjasama dengan Dinas DP3ADALDUKKB dan Puskesmas Kecamatan Bontoa dan dihadiri oleh Wakil Bupati Maros, Hj. Suhartina Bohari, SE., SekBan BKKBN prov. Sulsel, Faizal Fahmi, MM., Kadis DP3ADALDUKKB, Andi Zulkifli Riswan Akbar, S.STP. Anggota DPRD Kab. Maros, H. Andi Syarifuddin Puang Esa, Camat Bontoa, Mulyadi S.STP. Kapus, Bontoa, Said, S.Kep,.Ns,. M. Kes. Kapolsek Lau, AKP. Andi Sukmawati. Danramil 1422-01 Lau, Mayor Ahmad. Koordinator BKKBN Bontoa, Ibu Dahlia, S.Sos. Kepala KUA Kec. Bontoa, Muzakkir, S.Sos.I., MM. Sekcam Bontoa, Baso, SE., M.Si. Para Lurah/ Kades se Kecamatan Bontoa dan para undangan, di lapangan Futsal Desa Pajukukang Kec. Bontoa. Kamis (18/11/2023).

Sekban Bkkbn Prov Sulsel mengatakan “Dari tahin 2021 – 2022 Maros memiliki penurunan signifikan itu diangka 7 % dan angka ini menempatkan Maros diurutan ke 2.” Ucap Faizal Fahmi.
“Program pencegahan stunting ini sudah menjadi isu nasional, karena itu mudah-mudahan dengan Zeronya Stunting atau tidak adanya stunting di Sulawesi Selatan adalah sumbangan terbesarnya adalah dari Kabupaten Maros. Mudah-mudahan kita semua bisa berpartisipasi dan melakukan kegiatan ini bersama.” Ungkap Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari .

Ada 20 anak sebagai penerima secara simboli. kegiatan Serbu Stunting itu untuk lebih meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta memberikan makanan sehat dan bergizi, sehingga pertumbuhan anak yang menderita stunting semakin berkurang.

Sumber : AY











