MAROS — Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, Dr. Nurjaya, menegaskan pentingnya memperkuat kapasitas Komite Sekolah sebagai salah satu unsur pendukung utama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Hal tersebut disampaikan di tengah pelaksanaan program roadshow Dewan Pendidikan Maros yang menyambangi pengurus Komite Sekolah di 14 kecamatan se-Kabupaten Maros.
Program peningkatan kapasitas Komite Sekolah tersebut menjadi salah satu program unggulan Dewan Pendidikan Maros. Melalui workshop yang dilaksanakan di tiga wilayah, para pengurus Komite Sekolah dibekali pemahaman mengenai tugas, fungsi dan tanggung jawab mereka dalam membangun sinergi bersama pihak sekolah.5/9/2026.
Lebih dari 100 peserta yang terdiri atas Komite Sekolah, kepala sekolah dan pengawas mengikuti kegiatan tersebut.
Materi yang diberikan meliputi pemahaman Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, penyusunan AD/ART Komite Sekolah, teknik penyusunan program kerja bersama sekolah, alur pertanggungjawaban hingga tata cara melibatkan orang tua dan masyarakat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Menurut Dr. Nurjaya, Komite Sekolah memiliki potensi besar dalam membantu sekolah mencapai berbagai target dan program pendidikan.
“Jika Komite Sekolah kuat, kami yakin sekolah akan mudah mencapai tujuannya,” kata Nurjaya.
Ia menjelaskan, peran Komite Sekolah tidak hanya terbatas pada partisipasi orang tua siswa. Komite dapat menjadi jembatan yang menghubungkan sekolah dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan.
“Komite Sekolah memiliki peran yang bisa melibatkan banyak stakeholder pendidikan bahu-membahu mewujudkan program sekolah, bukan hanya partisipasi orang tua tetapi juga masyarakat di sekitar sekolah, alumni, dunia usaha dan dunia industri, serta potensi jaringan Komite Sekolah,” terangnya.
Untuk menjangkau seluruh peserta, kegiatan dibagi dalam tiga wilayah. Kecamatan Bantimurung, Simbang, Cenrana, Camba dan Mallawa mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Cenrana.
Kemudian Kecamatan Turikale, Maros Baru, Lau dan Bontoa dipusatkan di Kecamatan Turikale. Sedangkan Kecamatan Mandai, Marusu, Tanralili, Moncongloe dan Tompobulu mengikuti workshop yang dipusatkan di Kecamatan Mandai.
Dewan Pendidikan Maros berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan Komite Sekolah yang lebih aktif, mandiri dan memiliki kemampuan menyusun program bersama sekolah.
Dengan penguatan kapasitas tersebut, Komite Sekolah diharapkan dapat menjadi kekuatan bersama dalam membangun partisipasi masyarakat, mendukung program sekolah serta mendorong terwujudnya pendidikan yang semakin berkualitas di Kabupaten Maros.

















